Author Topic: Honor Arsitek  (Read 3351 times)

Florry Koban

  • Newbie
  • *
  • Posts: 2
  • Karma: +0/-0
  • Sensibus Non Disputantum
Honor Arsitek
« on: September 20, 2014, 10:43:51 am »
hampir 7 tahun saya mengerjakan pekerjaan Arsitektur ( Konsep hingga desain ) di Wilayah Papua ( jayapura, wamena, dll ). saya belum memiliki Biro Arsitektur sendiri, tetapi kebutuhan lapangan menuntut saya untuk membantu kebutuhan tanpa peduli dengan biro Arsitektur, dll. yang penting bahwa desain sy bisa digunakan dilapangan, apalagi daerah Papua sedang gencar membangun. klien saya rata2 meminta desain rumah dan tempat2 ibadah, mulai dari yg sederhana hingga tingkat kesulitan tinggi. kesulitan saya adalah ketika meminta honor dan imbalan jasa, terkadang jasa2 sy sulit dihargai sesuai apa yg saya minta atau kerjakan, syukur2 jika dikasi uang rokok, ada yg hanya mengucapkan kata TERIMAKASIH. awal2nya sy senang karena bisa membantu, tetapi akhir2 ini sy merasa berat karena pendapatan saya berasal dari Arsitektur. apakah teman2 pernah merasakan hal ini di tempat teman2 bekerja. Teman2 punya pendapat apa tentang hal ini ? 

erwinmaya

  • Newbie
  • *
  • Posts: 22
  • Karma: +0/-0
  • Rencanankan Konstruksi Bangunan Secara Akurat
Re: Honor Arsitek
« Reply #1 on: July 27, 2015, 04:27:35 pm »
Beruntungnya sampai sekarang saya belum pernah mengalaminya, mungkin rekan-rekan yang lain ada yang mau membagikan pengalaman yang sama dengan kamu. Semoga saja ini bisa menjadi bahan diskusi untuk semuanya
Kenali Material Foam dan Cushion Geo Textile, Banyak Dipakai Interior Designer, Arsitek Indonesia, dan Konsultan Konstruksi.

 

anything