Author Topic: Standar gaji/honor arsitek?  (Read 44416 times)

firman herwanto

  • Forum Administrator
  • Newbie
  • *****
  • Posts: 45
  • Karma: +0/-0
Standar gaji/honor arsitek?
« on: June 03, 2009, 10:29:37 am »
Rekan-rekan,
Berikut bbrp catatan diskusi bbrp org anggota IAI tentang standar gaji/fee seorang arsitek. Mgkn bisa dijadikan bahan diskusi yg lbh lanjut, atau mgkn ada bbrp catatan yg bs ditambahkan bagi pihak yg berwenang dlm menentukan standarisasi honor seorang arsitek tsb...Silakan.

Anila:
Arsitek ??
Sampai si KELLY service yg sudah ada sejak thn 1946 aja sampai sekarang belum berani masukin standart gaji arsitek Indonesia.

Firman:
Tp kmrn hrsnya lo denger ceritanya si Farrokh (dir.Aga Khan Award) ttg salah satu organisasi arsitek di negara bekas Soviet (kl gak salah) setelah perpecahan mrk jatuh miskin bahkan sampe gak punya duit buat ganti kaca pecah dan bersihin gedung sekretariatnya, tp berhubung profesi arsitek msh dilindungi dan 'dijunjung tinggi' ya sang Presiden msh bs dg bangga tiap hari ngantor disitu, apalagi dg gelar Presiden tadi hehe....priceless!:)

Mei:
Beberapa arsitek (selebriti) sangat highly paid, tapi hanya beberapa sih yang bisa begitu :p

Anila:
Di kelly gak ada. Tapi d buku billing rate PU ada.
kenyataannya gak ada yg menerapkan setinggi itu.

David:
Ya bener si steve kan. Tak ternilai gajinya hehe

Firman:
Kalo di billing rate PU atau Inkindo itu 'dianggapnya' sbg sebuah penawaran perusahaan konsultan, shg kadang biaya habis pakai dan operasional kantor pun trmsk dlm elemen rate tsb....shg dg penawaran misalnya seorang arsitek madya dg pengalaman 8th meskipun tertulis 13.5jt/bln, tp pd realisasinya plg byk yg diterima bersih si arsitek ya sktr 60% nya (sktr 7.5jt/bln)...
Kalo ditengok ke standar IAI 2007 lalu, utk ars madya pengalaman 6-9th ada di kisaran 5.69jt/bln...kok lbh kecil dari standar Inkindo ya? Hiks...


Mei:
Kemarin baru ketemu ex-head chefnya Chatterbox. Beliau dibayar USD 12.000/mo plus rumah dan mobil :p
Tugasnya icip2 ajah heheheeee

Juhara:
Bagus juga nih ngomongin standar gaji kaya gini. Bisa kita bikin thread sendiri utk diskusiin. Bisa dihubungkan dengan standar fee? Gimana logikanya? Berapa proyek sebesar brp fee brp yg bisa menggaji seorang arsitek pegawai sebesar itu?

Susilo:
"....Adakah standard gaji Ars - Profesional?, bukankah Ars - Pro  adalah "orang bayaran" yang justru menggaji orang-orang lain?..."
 
Firman Herwanto
www.pavilion95.com

teknikarsitek

  • Newbie
  • *
  • Posts: 1
  • Karma: +0/-0
  • Artvisualizer
Re: Standar gaji/honor arsitek?
« Reply #1 on: June 03, 2009, 10:53:11 am »
wah kebetulan ada thread ini, mau nanya juga, arsitek apa juga ada dalam peraturan minimal gaji di standard UMR ga sih ? yang saya temui, pendapatan / gaji tiap2 arsitek tergantung dari kantor yang bersangkutan bekerja.. bukan begitu ? jadi, ga ada patokan yang pasti donk sbenarnya berapa arsitek itu digaji ?

thanks before

ariphrp

  • Newbie
  • *
  • Posts: 11
  • Karma: +0/-0
  • Sky is the limit
Re: Standar gaji/honor arsitek?
« Reply #2 on: June 03, 2009, 07:20:24 pm »
wah kebetulan ada thread ini, mau nanya juga, arsitek apa juga ada dalam peraturan minimal gaji di standard UMR ga sih ? yang saya temui, pendapatan / gaji tiap2 arsitek tergantung dari kantor yang bersangkutan bekerja.. bukan begitu ? jadi, ga ada patokan yang pasti donk sbenarnya berapa arsitek itu digaji ?

thanks before

Standard gaji memang nggak spesifik seperti UMR seperti halnya dokter, pengacara, mereka semua bukan menggunakan UMR sebagai patokan feenya kan?
Aturan (kalau boleh dibilang begitu) penetapan fee memang bisa mengacu pada INKINDO, IAI atau Buku Biru PU atau standard Bappenas..
Semua standard tersebut juga sebetulnya hanya acuan harga maksimal untuk menghargai jasa tenaga ahli Arsitektur alias arsitek..

Biro Perencana Arsitektur sebagaimana kantor-kantor lainnya tentu punya batasan masing-masing untuk menggaji tenaga ahlinya dan ini akan bervariasi sesuai portfolio si Perusahaan dengan pengertian bonafiditas perusahaan juga meningkat.. hal ini wajar dan umum menurut saya..

Bagi saya yang perlu jadi perhatian serius bukanlah seberapa tinggi seorang arsitek bisa meraih fee dalam bekerja.. Saya lebih prihatin jika sudah mulai munculnya "arsitek" yang menawarkan jasa murah meriah dengan mengatakan dirinya sebagai arsitek generik... 

Entah ini lucu atau absurd? Namun ini tidak sehat untuk membangun image profesi arsitek ke depannya jika promosi "generik" ini dibiarkan sementara para arsitek mengharap fee yang tinggi..

Masyarakat tetap memilih yang "generik" jika ada yang menawarkan demikian.. Namun mutu arsitek generik ini -yang belum jelas- akan memberi image bagi masyarakat yang notabene adalah pangsa klien para arsitek, bahwa dalam mendesain tidak perlu arsitek profesional.. karena yang generik juga ada..

Ada pendapat lain?

Arip Ihsan Harahap
Arip Ihsan Harahap, IAI

yphs_mst

  • Guest
Re: Standar gaji/honor arsitek?
« Reply #3 on: June 04, 2009, 03:00:06 am »
Aku kira tergantung dari service nya. Ini pandanganku sebagai Acoustical Consultant yang sering jadi sub-consultant seorang arsitek.

Client hires an architect untuk sebuah recording studio commercial. Misal architect harus hire acoustical consultant dan electrical engineer (kalau firm arsitek itu tidak menyediakan tenaga profesional ini, tapi ada mechanical engineer). Setahuku, sub-consultant banyak yang charge dengan persentase dari proyek total tersebut (dan disesuaikan juga dengan tarif normal masing2 sub consultant). Dengan demikian, harga charge total architect tersebut harus lebih tinggi dari standar dia charge karena dia harus bayar sub-consultant.

Jadi aku kira itu tergantung service, but it'd be great to know if there is an average number ttg. harga sewa arsitek di Indonesia, per wilayah/region, tanpa menggunakan sub-consultants.

Just my 2 cents, moga-moga tidak salah dan masih sepikiran sama yang lain2.

Hadi

stevejm

  • Guest
Re: Standar gaji/honor arsitek?
« Reply #4 on: June 04, 2009, 01:15:59 pm »
Rasanya diskusinya bisa dibagi menjadi 2 sub-bahasan.

Yang pertama adalah mengenai Fee Arsitek.

Yang kedua adalah gaji seorang arsitek sebagai pegawai, baik sebagai pegawai di Konsultan Perencana, Developer sampai Kontraktor.

SAM

  • Forum Administrator
  • Newbie
  • *****
  • Posts: 12
  • Karma: +0/-0

firman herwanto

  • Forum Administrator
  • Newbie
  • *****
  • Posts: 45
  • Karma: +0/-0
Re: Standar gaji/honor arsitek?
« Reply #6 on: June 11, 2009, 12:06:03 pm »
Jadi aku kira itu tergantung service, but it'd be great to know if there is an average number ttg. harga sewa arsitek di Indonesia, per wilayah/region, tanpa menggunakan sub-consultants.

Utk saat ini setau sy tidak ada perbedaan standar fee/honor arsitek utk msg2 wilayah di Jakarta, biasanya yg ada adalah antar provinsi. Sbg acuan memang umumnya diambil Jakarta, shg provinsi2 lainnya ditetapkan berdasarkan brp kali perbandingannya dg standar di DKI. Misalnya: Utk provinsi Bengkulu, standar fee terendah 0.886 x DKI; utk provinsi Papua standara fee tertinggi 2.012 x DKI. Jadi kalo misalnya standar gaji arsitek madya dg pengalaman 8th di DKI bergaji 5.7jt/bln, maka di Bengkulu berkisar 5.1jt/bln, sedangkan di Papua berkisar 10jt an...

Utk subkon dlm konsultan biasanya sdh dimasukkan dlm perhitungan penawaran tenaga ahli, dan biasanya utk ini perhitungan dilakukan dg memberikan daftar/list personel dg biaya man-month sesuai standar yg mau dipakai. Utk penawaran sebuah pek desain auditorium misalnya, dimana melibatkan arsitek, ahli akustik, M/E, dan lighting maka akan disebutkan biaya msg2 personil sesuai pengalaman yg dibutuhkan. Dari situlah baru perusahaan/konsultan mengambil kebijakan/dasar nilai penawaran yg mrk ajukan ke pemberi tugas. Kalo skrg memang msh byk ditemui yg 'berani banting harga' dg resiko mengerjakan proyek 24/7 dg jumlah org seadanya utk dpt proyek dg hasil yg blm tentu optimal. Namun selama iklimnya msh memilih penawaran terendah saja, ya akan sulit utk keluar dari 'lingkaran setan' itu...

Ini survey gaji Architect 09 di USA:
http://dp.storymaker-se.com/DaliDataProxy/x.aspx?cmd=query&id=bcmeta&exp=96836a50-b83c-445a-92f5-0a6a7ee0615c&t=exp.htm

Nah, kalo gaji disana sih kyknya msh jauh buat perbandingan kita ya ;D
Kalo gak salah tangkap, itu standar penghasilan dlm setahun kan ya? Jd kalo diancer2 dlm sebulan ada di kisaran 50-120jt rupiah. Berarti standar disana seorang arsitek sdh sama dg seorang engineer (spt di perminyakan, IT, pertambangan dll), berbeda dg disini yg msh 'jomplang'.

Cheers.
Firman Herwanto
www.pavilion95.com

Milky62

  • Newbie
  • *
  • Posts: 2
  • Karma: +0/-0
Re: Standar gaji/honor arsitek?
« Reply #7 on: June 18, 2009, 06:28:08 pm »
Saya setuju dengan apa yang Pak Firman kemukakan.. dan benar pula jika perbedaan yang sebenarnya terjadi antar propinsi.
Dalam satu sisi mungkin semua angka pedoman yang dutarakan oleh teman2 sebelumnya berlaku di daerah mereka menetap masing-masing, tapi akan sulit jika kita mendapati dii kita berada di suatu daerah yang semi tradisional dalam peralihannya ke modernisasi...
Sebagai contoh, saya hidup di daerah yang meski sudah familiar dengan Istilah Arsitek tapi di sisi lain mereka menarik diri jadi client kita pada saat menginjak paparan tarif kita para arsitek... Dan saya garis bawahi, karena ini adalah pekerjaan kita tak adacara lain untuk mendapatkan pemasukan dengan cara merendahkan tarif kita sampai mereka menerimanya.. bukannya apa2, saingan para arsitek disini adalah "BUKU".. ya buku berbagai rancangan arsitektural yang bisa didapatkan dengan mudah di pusat2 penjualan buku dan majalah (NB: yang saya bicarakan disini adalah honor arsitek individu, bukan sebagai karyawan) ... Walau kita sudah meyakinkan mereka akan jauh lebih baik memakai jasa arsitek dibanding cuma Buku.. jadi, disini Standar tarif jasa Konsultansi Arsitektur lebih sulit ditentukan.

obor_kahuripan

  • Newbie
  • *
  • Posts: 6
  • Karma: +0/-0
Re: Standar gaji/honor arsitek?
« Reply #8 on: June 23, 2009, 11:55:25 am »
Komentar singkat :

Sebaiknya dipisahkan antara gaji dan honor arsitek karena hubungan kerjanya berbeda. Gaji hasil hubungan kerja antara direktur konsultan dengan pegawainya, honor hasil hubungan kerja antara arsitek dengan kliennya.

Salam kenal semuanya. Semua ramai forumnya.
-Obor K-

anneke

  • Newbie
  • *
  • Posts: 1
  • Karma: +0/-0
Re: Standar gaji/honor arsitek?
« Reply #9 on: July 04, 2009, 06:16:19 pm »
halo salam kenal semuanya.....
yang paling penting sebagai arsitek - menurut saya - harus yakin bahwa bisa 'menghasilkan' keluaran yang tidak seperti di buku. Memang seringkali klien meremehkan profesi arsitek karena sanggup membeli buku-buku mahal (yang menurut saya juga pada akhirnya tidak bisa menjawab kebutuhan ruang sang penghuni apalagi kebutuhan sirkulasi dan penghawaannya dan banyak hal lainnya).
Kalau standarnya sudah ada dari IAI, lalu kemudian segenap arsitek di penjuru tanah air bersama-sama menyetarakan kedudukan dengan klien dan bisa berperan untuk mendidik klien juga, sudah pasti Fee arsitek sangat bisa menghidupi sang arsitek.
Selain itu kan tidak ada larangan memiliki proyek lintas propinsi atau pun lintas negara dan benua bukan? Kalau di daerah, tidak ada yang mau menghargai Fee Arsitek....apa tidak sebaiknya mencari klien yang mau ?

Vandilo Davin

  • Web Author & Editor
  • Newbie
  • *****
  • Posts: 3
  • Karma: +0/-0
Re: Standar gaji/honor arsitek?
« Reply #10 on: July 24, 2009, 10:26:40 am »
Persoalan gaji memang persoalan mendasar dalam profesi ini.
Namun, saya rasa menjadi arsitek bukan semata soal uang, tapi ada alasan terhadap seni ,kepuasan batin, dan kehidupan yang lebih baik bagi masyarakat oleh karena dukungan profesi ini. Itu yang saya rasa melebihi sebuah nominal yang selalu kita bicarakan. Meski, memang uang dirasa penting sebagai dasar untuk kehidupan yang lebih baik.

Harapannya ada penghargaan untuk setiap karya yang tercipta.

.mencobasoktau.  ;)

kala

  • Newbie
  • *
  • Posts: 3
  • Karma: +0/-0
Re: Standar gaji/honor arsitek?
« Reply #11 on: July 25, 2009, 03:04:40 pm »
kalau boleh tau
standart gaji fresh graduate arsitektur yang bekerja di sebuah konsultan ars berapa ya???
apa ada standartnya?
apa belum ada keinginan untuk membuat standart gaji minimum arsitek pegawai di indonesia??

yang pasti para freshgraduate kan hanya punya nilai tawar yang sangat rendah [belum berpengalaman, dll],
jadi bukankah sebaiknya kita punya standart minimal gaji para lulusan baru ini ketika mereka bekerja di konsultan2/biro2 arsitektur..? [biar mereka dihargai dengan lbh layak]
denger2 d australia.. hal seperti ini udah ada y..

salam knal :)

rochim03

  • Newbie
  • *
  • Posts: 1
  • Karma: +0/-0
Re: Standar gaji/honor arsitek?
« Reply #12 on: July 28, 2009, 04:54:00 pm »
Sangat menarik untuk membicarakan gaji/honor/fee arsitek.Saya tinggal di jawa timur dan baru 10th berprofesi arsitek freelance.Fee arsitek sangat berkaitan erat dengan bagaimana kita bisa survive. Dan sampai saat ini ternyata dengan profesi ini saya masih bisa bertahan dengan susah payah.Jgn dibandingkan dengan standar usa/profesi laen.Dari bermacam2 standar entah dari iai sendiri/pemerintah-PU ternyata itu tidak mampu diterapkan kalau sudah berurusan dengan survival di dunia keras ini.
Memang standar itu harus ada dan harus bisa diterapkan untuk menjaga kelangsungan hidup para arsitek.Dan sosialisasi sangat penting dilakukan, bukan hanya dengan mengadakan seminar2 tp jg bisa underground.Fee desain murah-tidak mahal,bukannya menjadi arsitek generik, tetapi bertahan hidup karena untuk poin desain udah standard tidak bisa di generik kan.
Seharusnya sudah ada cross fee program antar arsitek.
Demikian, mohon pencerahannya dari yang laen.
-mewakili arsitek kelas bawah-

nukie9500

  • Newbie
  • *
  • Posts: 2
  • Karma: +0/-0
Re: Standar gaji/honor arsitek?
« Reply #13 on: August 20, 2009, 07:40:37 am »
Salam kenal semua.

Sebenarnya KLo bayaran/Gaji/fee untuk profesi dilihat dari posisi nya orang tersebut. Seperti Arsitek di Lapangan (Kontraktor) mungkin gaji nya tidak sama dengan gaji di kantor. Karena dilihat dari Profesi nya, tanggung jawab nya sudah berbeda.
Bila dia berdiri sendiri menjalankan profesinya berhadapan dengan client/Bowheer bayaran nya juga berbeda dengan dia bekerja pada sebuah instansi/kantor.

Jadi bila ada sebuah patokan/acuan standard gaji, mungkin harus dilihat dimana posisi orang yang berprofesi sebagai arsitek tersebut ditempatkan, tidak bisa disama ratakan satu standard/ketentuan untuk semua penempatan. Begitu juga selanjutnya hingga kebawah.

Menurut saya begituh....

Dian Kusumaningtyas

  • Web Author & Editor
  • Newbie
  • *****
  • Posts: 49
  • Karma: +0/-0
Re: Standar gaji/honor arsitek?
« Reply #14 on: August 23, 2009, 02:31:47 am »
Permaslahannya menurut saya; kualitas yang tidak rata.

Pernah ada pengalaman (nama kantor, identitas dll tdk bisa disebutkan utk menjaga privacy perushaan tsb dan orang yang terlibat); arsitek dari Indonesia dengan jabatan: Senior Architect.

Diberi gaji disuatu negara lain (bukan indo) sebesar: US$ 2,500 per/bln = US$ 30,000 per tahun free of tax dll. Mula2 saya kaget; karena angka tersebut tidak sesuai utk seorang Senior Architect yg sudah berpengalaman selama: 15thn keatas.

Lalu saya terlibat diskusi teknis dengan Senior tersebut dengan tujuan saya ingin mengetahui pengetahuan dari arsitek tsb. Yang saya temukan sangat mengagetkan. Seorang Senior Architect; tidak pernah mengetahui RFI; tidak pernah membalas/menulis RFI; tidak bisa mengkoordinasikan gambar dengan technical specs; tidak bisa membuat detail teknis; tidak tahu koordinasi yang dibutuhkan kontraktor dilapangan; tidak menguasai (secara umum) pekerjaan konsultan struktur dan m/e utk bisa memeriksa koordinasi gambar; tidak mengerti kontrak kerja; tidka bisa mengatur schedule pekerjaan arsitek didalam studionya; tidak bisa menyusun presentation board; dll dll... dll..... (sketchnya kurang bagus pula..)

Saya tanyakan berapa gaji yang didapat di Indonesia: Rp. 15.000.000 - jadi kira2 sekitar: US$ 1,500 per mths. Menurut saya sudah sangat baik; kelewatan malahan karena kemampuannya tidak menunjang. Akhirnya yang bisa saya nilai cuma; bahasa inggrisnya baik.

Jadi menurut saya; kalau ingin di standardisasi; maka harus di bakukan juga kualitasnya.

Sepengetahuan saya selama ini kira2 di Jakarta; standard lokal untuk sebagai arsitek yg pegawai sbb:

Fresh graduate - 3/4thn pengalaman = Rp. 2 - 5 jt/bln/ Jabatan Junior Arsitek

5 thn - 10 thn pengalaman = Rp 5 - 12 jt/bln; ditambah pengalaman bangunan yg kompleks (high rise building, rumah sakit, hotel) menjadi sekitar Rp. 15 jt / Jabatan Arsitek / Senior Arsitek ++ (plus fasilitas lainnya)

10 - 15 thn pengalaman = Rp 15 jt - Rp. 22 jt ++ (plus fasilitas lainnya) jabatan associate tergantung pengalaman.

15 thn pengalaman dan selebihnya = tergantung negosiasi paket dan negorisiasi tanggung jawab; jabatan Associate Director / Design Director dll yg setara.

Tapi saya juga pernah mendengar keluhan dari teman saya yg kerja di indonesia; di kantor arsitek yg cukup besar; sebagai Senior dgn pengalaman sekitar 15 thn yang bergaji: Rp. 7 juta. Saya kurang tahu apakah ini karena kapasaitasnya.

Memang paket di Indo masih jauh dibawah paket diluar negeri. Diluar negeri ada perbedaan juga antara:
Architect Designer dan Architect Project Manager atau Associate Director dan Project Director dll.

Yang paling penting; di standarisasi dulu kualitasnya supaya bisa dinyatakan punya nilai yang setara.

Kalau yang dimaksud Fee - coba di tanyakan ke IAI panduannya. Kayaknya dari jaman dulu sudah ada panduannya. Tapi karena persaingan pasar bebas; sering terjadi perang harga (akibatnya saling mengurangi harga dan kualitas kerja). Juga tergantung besar proyek.

Lain2nya ... it is depends also on your luck... so; best of luck...

salam - Dian



« Last Edit: August 23, 2009, 02:48:02 am by Dian Kusumaningtyas »

 

anything