Author Topic: mohon tanggapan....  (Read 2826 times)

erlangga

  • Newbie
  • *
  • Posts: 2
  • Karma: +0/-0
  • man jadda wa jada
mohon tanggapan....
« on: March 29, 2012, 10:15:09 am »
Salam arsitek....mohon informasi dan tanggapan, tentang penjuriana IAI-EU:
1. Penggunaan biaya 300rb, bagi yg karyanya tidak masuk, 300rb tidak dikembalikan (perinciannya seperti apa ya)
2. Kenapa dewan juri juga masuk dalam daftar yang mengajukan karya? dan lolos? dimana objektifitasnya? etikanya?
3. Selisih karya yang masuk dan yang diterima cuma sedikit, kenapa tidak diloloskan saja semua, untuk mengapresiasi, dengan semangat untuk mendorong kemajuan para arsitek indonesia, khususnya arsitek muda....
mohon tanggapan dari dewan juri dan dewan kehormatan

e

  • Pengurus IAI
  • Newbie
  • *****
  • Posts: 18
  • Karma: +0/-0
Re: mohon tanggapan....
« Reply #1 on: March 29, 2012, 12:49:58 pm »
erlangga, terima kasih atas perhatian dan pertanyaan yang diajukan. Sebagai salah satu juri saya ingin memberikan penjelasan terhadap pertanyaan anda, dan barangkali para juri lain juga akan demikian.

1. Biaya 300rb ditetapkan oleh panitia dan disyaratkan demikian seperti yang telah diumumkan. Juri tidak mengetahui rincian penggunaan biaya tersebut.
2. Para juri (mungkin lebih tepat disebut "kurator pameran"?) sebelumnya sudah sepakat bahwa pameran ini bukan sebuah sayembara design dimana dengan sangat ketat para juri dan bironya tidak boleh ikut serta. Untuk pameran ini kemudian para juri sepakat pula bahwa karya para juri atau bironya boleh diikutsertakan, tetapi dengan syarat tetap diperiksa oleh juri-juri lain dengan kriteria yang sama seperti peserta lainnya, juri bersangkutan tidak ikut memeriksa karyanya/bironya sendiri, dan tetap membayar biaya penuh seperti peserta lain. Para juri juga sepakat bahwa karya juri dinilai paling akhir, setelah semua peserta selesai diperiksa dan masih tersedia tempat di pameran. Hal ini diterapkan sepenuhnya pada saat pemeriksaan karya. Saya pribadi menganggap hal ini cukup fair sebagai sebuah usaha memamerkan sebanyak mungkin karya arsitek Indonesia, dan bukan menilai dan mencari yang terbaik seperti layaknya sebuah sayembara design.
3. Perlu disampaikan disini bahwa para juri juga sudah sepakat sebelumnya bahwa semua karya profesional maupun mahasiswa semaksimal mungkin akan diusahakan untuk dipamerkan. Tetapi ada beberapa hal mengapa pada akhirnya tidak semua karya bisa dipamerkan, antara lain karya yang dimasukkan dinilai (dan disetujui oleh seluruh juri) tidak memenuhi kriteria yang disyaratkan dan kualitas/resolusi foto tidak memenuhi syarat.

Demikian penjelasan singkat saya, mudah-mudahan bermanfaat. Hasilnya mungkin tidak bisa memuaskan semua pihak, tetapi menurut saya langkah melakukan pameran ini adalah langkah yang sangat baik dalam merintis pameran berikutnya yang tentu akan dapat dilakukan dengan lebih baik lagi.

Salam, Endy Subijono